Jumat, 26 Agustus 2011

Avril Lavigne


Avril Lavigne dilahirkan disebuah kota kecil, Napanee, Ontario. Kemampuan Avril dalam bernyanyi telah diketahui sejak ia berumur 2 tahun, ketika ibunya mengatakan bahwa Avril telah mulai ikut menyanyi lagu-lagu rohani di gereja. Keluarga Avril pindah ke Napanee saat dia berumur 5 tahun. Pada tahun 1998, Avril memenangkan kompetisi bernyanyi dalam tour resmi penyanyi Kanada, Shania Twain. Avril menyanyikan lagu Shania yang berjudul What Made You Say That.
Saat usia Avril menjelang 16 tahun, dia didaftarkan oleh Ken Krongard, seorang artis dan jurnalis, wakil dari perusahaan rekaman Arista. Ken mengundang Antonio "L.A." Reid untuk mendengarkan nyanyian Avril disebuah studio rekaman milik Peter Zizzo di New York. Selanjutnya Avril melengkapi kontrak album perdananya, Let Go.

Album pertama Avril, Let Go, dirilis pada tanggal 4 Juni 2002 di Amerika Serikat, menduduki posisi 2 disana, dan menduduki posisi 1 diAustralia, Kanada, Inggris, dan beberapa negara lainnya, dengan hits singel lagu "Complicated", "Sk8er Boi", "I'm with You", dan "Losing Grip". Album ini sangat sukses dan terjual lebih dari 17 juta diseluruh dunia, 7 juta nya terjual di US.
Ditahun 2004, tepatnya tanggal 25 Mei 2004, Lavigne merilis album kedua yang bertitel Under My Skin dengan hits singel lagu "Don't Tell Me", "My Happy Ending", "Nobody's Home, "He Wasn't", dan "Fall to Pieces". Album ini mengikuti jejak sukses dari Let Go, terjual 12 juta diseluruh dunia dan 4 juta terjual di US.
Album ketiga Avril, The Best Damn Thing dirilis pada tanggal 17 April 2007. Album ini cukup mengejutkan, karena Avril mengubah gaya bernyanyinya yang sebelumnya sangat kental dengan rock dan warna-warna gelap, menjadi lebih ceria dan berwarna pink. Album ini mempunyai hits singel lagu "Girlfriend", "When You're Gone", "Hot", dan "The Best Damn Thing".
Avril pun pernah beberapa kali mengisi soundtrack film, diantaranya adalah film Eragon dengan singel "Keep Holding On" dan yang terbaru, film Alice in Wonderland dengan singel berjudul "Alice".

Kamis, 18 Agustus 2011

Harmony In Diversity

Nama: Ely Zamzam Firdausi
Gelar: Turmero
Kelompok: Venezuela
Zona: Latin


Harmony In Diversity


Ketika Kebudayaan Kita 'Dicuri' Negara Lain


Apakah Harmony In Diversity itu? Dalam Bahasa Indonesia "harmony" ialah selaras dan "diversity" ialah keragaman". Jadi, "Harmony In Diversity" berarti Keselarasan dalam keragaman. Dalam Indonesia mempunyai arti yang sama dengan Bhineka Tunggal Ika, yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua.


Sejak dahulu Indonesia terkenal dengan beraneka ragam kebudayaan. Namun, apakah arti kebudayaan yang sebenarnya? Kebudayaan berarti hasil karya cipta manusia. Negara kita terbentuk dari beribu-ribu pulau, berbagai macam suku dan budaya. Mulai dari Sabang sampai Merauke adalah satu kesatuan. Salah satu cara paling ampuh untuk mempersatukan bangsa Indonesia adalah melalui kebudayaan masing-masing daerah. Melalui kebudayaan itulah negara Indonesia dapat dikenal dunia.


Namun, akhir-akhir ini sering kita dengar di media massa tentang kebudayaan kita "dicuri" oleh negara lain. Secara terang-terangan negara Malaysia mengakui bahwa lagu "Rasa Sayange" adalah milik mereka. Padahal, kita tahu dari dahulu lagu tersebut adalah lagu yang dinyanyikan secara turun-temurun di masyarakat Maluku. Contoh lainnya ialah ketika batik Indonesia hampir diakui oleh negara Malaysia dan juga Tari Reog yang kini masih diperdebatkan di Indonesia dan Malaysia. Contoh-contoh tersebut adalah bukti bahwa keberagaman budaya di Indonesia belum selaras.


Kita sebagai generasi muda wajib untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Jangan sampai kebudayaan kita punah dan 'termakan' modernisasi. Pemerintah juga harus ikut berpartisipasi dalam melestarikan kebudayaan nasional. Misal, di semua daerah sering-sering mengadakan event atau festival tentang kebudayaan. Saat ini kita sebagai generasi muda lebih menyukai kebudayaan negara lain. Hal itu tidak salah, asal kebudayaan negara tersebut memberikan sisi positif bagi kita. Tapi alangkah baiknya jika kita mencintai kebudayaan negara kita sendiri karena kebudayaan adalah cerminan suatu bangsa. Mari kita selaraskan kebudayaan dari berbagai daerah di negara kita. Keragaman budaya adalah sesuatu yang membanggakan, karena kebudayaan adalah nikmat dari Allah SWT. yang patut kita syukuri.